Kejati Jateng tahan Kepala DPPKAD Sragen

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menahan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Sragen, Srie Wahyuni, terkait penyalahgunaan keuangan kas daerah pada APBD 2003-2010 dengan kerugian keuangan negara Rp40 miliar.Srie Wahyuni ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Semarang dengan menggunakan mobil tahanan Tipikor Kejati Jateng.

Kepala Kejati Jateng, Widyopramono, mengatakan penahanan tersangka dilakukan karena penyidik telah memiliki alat bukti yang cukup terkait kasus korupsi kas daerah Kabupaten Sragen termasuk alasan objektif serta alasan subyektif.

“Tersangka yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan Pemkab Sragen, terbukti melakukan korupsi bersama dua tersangka lain yakni mantan Bupati Sragen Untung Wiyono dan mantan Sekrertaris Daerah Pemkab Sragen,” kata Kajati didampingi Asisten Pidana Khusus, Setia Untung Arimuladi, Selasa (19/7).

Perbuatan para tersangka tersebut antara lain melanggar Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU No. 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta Pasal 2 dan 3 UU 31/1999 yang telah diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Akibat penyalahgunaan dalam pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Sragen tersebut, keuangan negara mengalami kerugian sebesar Rp40 miliar,” ujarnya.

Kajati menegaskan, dalam penanganan kasus penyalahgunaan keuangan kas daerah pada APBD 2003-2010 ini tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

Tinggalkan komentar