Tim Penyidik Kejagung Periksa 5 Saksi SIDJP

Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa lima saksi terkait kasus tindak pidana korupsi jasa pemeliharaan sistem monitoring pembayaran dan pelaksanaan modul penerimaan negara (mpn) pada Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak (SIDJP).

Kelima saksi tersebut berinisial IH, NA, RR, RA dan VM. Kelimanya diperiksa sejak pukul 10.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, kejagung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Keempat tersangka itu adalah Bahar (Ketua Panitia Lelang), Pulung Sukarno (Pejabat Pembuat Komitmen), Liem Wendra Halingkar (Direktur BHp), dan Riza Nurkarim (Direktur IT Ditjen Pajak).

Proyek pengadaan SIDJP ini menghabiskan anggaran sebesar Rp43,68 miliar dalam proses pelaksanaannya. Begitu proyek ini berjalan, ternyata ada perubahan spesifikasi teknis, sehingga dianggap tidak sesuai prosedur. Karenanya, penyidik telah memeriksa puluhan saksi dan mengajukan permintaan penghitungan kerugian keuangan negara ke Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut perhitungan BPKP, kerugian negara sekitar Rp14 miliar. Wendra sebagai penyedia jasa dan barang menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dengan Ditjen Pajak.

Penyidik menduga ada mark up dalam proyek pengadaan sistem informasi ini dan yang diuntungkan adalah pemborongnya, PT Berca Hardayaperkasa. Kemudian, untuk Bahar dan Pulung Sukarno, penyidik telah melakukan pelimpahan tahap dua kepada jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada hari Senin (2/4) lalu.

(Sumber: Tim Redaksi Website Kejaksaan RI)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s