PIDATO JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA HARI BHAKTI ADHYAKSA 2011

BISMILLAHIRAHMAANIRROHIIM,
ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH,
SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA,

- SEGENAP KORPS ADHYAKSA DI MANAPUN BERADA,

- PARA PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA,

PADA HARI YANG BERBAHAGIA INI, SAYA MENGAJAK SEGENAP WARGA ADHYAKSA DI SELURUH TANAH AIR UNTUK BERSAMA-SAMA MEMANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KEHADIRAT TUHAN YANG MAHA KUASA, KARENA HANYA DENGAN PERKENAN-NYA KITA DAPAT MELAKSANAKAN UPACARA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI BHAKTI ADHYAKSA KE-51 PADA HARI INI, JUMAT TANGGAL 22 JULI 2011. PERINGATAN INI HENDAKNYA DAPAT DIJADIKAN MOMENTUM UNTUK INTROSPEKSI DAN EVALUASI ATAS KINERJA YANG TELAH DILAKSANAKAN SELAMA 1 (SATU) TAHUN.

TEMA HARI BHAKTI ADHYAKSA KALI INI ADALAH “MELALUI HARI BHAKTI ADHYAKSA TAHUN 2011 KITA TINGKATKAN INTEGRITAS MORAL DALAM PELAKSANAAN TUGAS GUNA MEWUJUDKAN APARAT KEJAKSAAN YANG JUJUR DAN BERWIBAWA DALAM RANGKA MERAIH KEMBALI KEPERCAYAAN MASYARAKAT”. MELIHAT SITUASI DAN KONDISI KEJAKSAAN SAAT INI SANGAT TEPAT APABILA TEMA TERSEBUT KITA ANGKAT, UNTUK MENGINGATKAN KITA SEMUA BAHWA BEBERAPA WAKTU YANG LALU KITA MENDAPATSOROTAN DAN KECAMAN MASYARAKAT, SEMUANYA INI TERJADI KARENA ULAH OKNUM – OKNUM KEJAKSAAN, YANG TELAH MELAKUKAN PERBUATAN MENYIMPANG, SEHINGGA AKIBAT DARI PERBUATAN TERSEBUT, TELAH MENCORENG CITRA DAN KREDIBILITAS KEJAKSAAN, SEBAGAI INSTITUSI PENEGAK HUKUM SEOLAH MENGHAPUS SEGALA UPAYA DAN KEBERHASILAN YANG TELAH DIRAIH SELAMA INI.

SEGENAP WARGA ADHYAKSA YANG BERBAHAGIA,

TEMA HARI BHAKTI ADHYAKSA 2011, YANG BERINTIKAN PADA MEMBANGUN KEMBALI LUNTURNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN INTEGRITAS DAN NILAI MORAL, KESEMUANYA ITU HANYA DAPAT KITA WUJUDKAN DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI DENGAN MELAKUKAN PERUBAHAN MINDSET ATAU CARA BERPIKIR, SIKAP MENTAL ATAU WATAK YANG MENENTUKAN PERILAKU, RESPON, PANDANGAN, SIKAP TERHADAP MASA DEPAN SESEORANG.

DENGAN KATA LAIN MINDSET SEBENARNYA ADALAH KEPERCAYAAN (BELIEF), YANG ARTINYA JUGA MERUPAKAN IDE YANG MENDAPAT PERSETUJUAN. SESUATU YANG HARUS KITA PILIH, SESUAI DENGAN TUJUAN HIDUP KITA, DAN HARUS KITA TUMBUHKEMBANGKAN DENGAN PENUH KESADARAN DAN BERKESINAMBUNGAN.

MEMBANGUN KEPERCAYAAN (TRUST), ADALAH MEMBANGUN SISTEM KERJA YANG DIIMPLEMENTASIKAN PADA KEMAMPUAN MELAKSANAKAN TUGAS (KOMPETENSI), KETERBUKAAN (TRANSPARANSI), KESESUAIAN ANTARA YANG DITENTUKAN/DIUCAPKAN DENGAN YANG DILAKUKAN (RELIABILITAS), DAN PERLAKUAN YANG ADIL (EQUITY). PROGRAM REFORMASI BIROKRASI PERLU IMPLEMENTASI, IMPLEMENTASI PERLU KEPERCAYAAN (BELIEF) ATAU MINDSET POSITIF DARI SELURUH APARATUR KEJAKSAAN.

BEBERAPA WAKTU YANG LALU TELAH SAYA SAMPAIKAN BEBERAPA HAL YANG PERLU KITA LAKUKAN DALAM RANGKA OPTIMALISASI KINERJA APARATUR KEJAKSAAN DAN PENINGKATAN CITRA INSTITUSI GUNA MEMULIHKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT, DIANTARANYA ADALAH AGAR SUPAYA SELURUH PIMPINAN SATUAN KERJA KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA UNTUK DAPAT MENINGKATKAN SOLIDITAS KORPS KARENA KEJAKSAAN SATU DAN TIDAK TERPISAHKAN, YANG BERORIENTASI KEPADA PENINGKATAN KINERJA APARAT PROFESIONAL, PROPORSIONAL, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL.

SELURUH INSAN ADHYAKSA, TANPA TERKECUALI, HARUS MENINGKATKAN INTEGRITAS MORAL DALAM PELAKSANAAN TUGAS DENGAN MENGHINDARI PERBUATAN TERCELA, PENYALAHGUNAAN WEWENANG DAN PERBUATAN YANG MERENDAHKAN MARTABAT PENEGAK HUKUM DALAM UPAYA MEMINIMALISIR STIGMA NEGATIF INSTITUSI.

SEIRING DENGAN ITU, OPTIMALISASI PENGAWASAN MELEKAT (WASKAT) DAN PENGAWASAN FUNGSIONAL (WASNAL) AKAN DAPAT MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN WEWENANG DISAMPING TINDAKAN TEGAS DAN KONSISTEN TERHADAP APARAT DISATUAN KERJA MASING-MASING YANG MELAKUKAN PERBUATAN TERCELA

REFORMASI BIROKRASI KEJAKSAAN SEBAGAI SUATU GAGASAN PERUBAHAN DAN PERBAIKAN, HARUS KITA PAHAMI DAN HAYATI SEBAGAI SUATU CARA YANG DAPAT MEMBERIKAN KITA MANFAAT DIMASA DEPAN, OLEH KARENANYA DIPERLUKAN ADANYA KEPERCAYAAN (BELIEF) YANG DIMILIKI SELURUH APARATUR KEJAKSAAN TERHADAP PERUBAHAN TERSEBUT SEHINGGA SUDAH MERUPAKAN TUGAS KITA BERSAMA UNTUK MENSUKSESKAN PROGRAM REFORMASI BIROKRASI KEJAKSAAN TERSEBUT GUNA PENINGKATAN PENEGAKAN HUKUM YANG BEROIRENTASI PADA KEADILAN, KEPASTIAN DAN KEMANFAATAN HUKUM DENGAN TIDAK MENGABAIKAN HATI NURANI AGAR PERISTIWA-PERISTIWA YANG MENCEDERAI HATI RAKYAT KECIL SEPERTI PERKARA PENCURIAN COKLAT,PENCURIAN BAMBU, PENCURIAN SEMANGKA, ATAU KASUS YANG MENIMPA PRITA MULYASARI DAN LAIN SEBAGAINYA TIDAK LAGI TERJADI.
WARGA ADHYAKSA YANG SAYA BANGGAKAN,

TAHUN INI ADA PERUBAHAN PROGRAM DAN KEGIATAN YANG AKAN DILAKSANAKAN DAN BERBEDA DENGAN PROGRAM MAUPUN KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN PADA TAHUN 2010. PERUBAHAN INI MERUPAKAN BAGIAN DARI RESTRUKTURISASI PROGRAM DAN KEGIATAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA BERDASARKAN SURAT EDARAN BERSAMA ANTARA MENTERI NEGARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL DAN MENTERI KEUANGAN, NOMOR : 0142/M.PPN/06/2009 DAN NOMOR : SE-1848/MK/2009 TANGGAL 19 JUNI 2009 PERIHAL PEDOMAN REFORMASI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN.

PADA TAHUN 2011 INI KEBIJAKAN DAN STRATEGI KINERJA KEJAKSAAN AKAN DILAKSANAKAN DALAM 7 (TUJUH) PROGRAM KEGIATAN, YAITU :

1.PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR KEJAKSAAN;

2.PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN DAN PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA KEJAKSAAN RI;

3.PROGRAM PENYELIDIKAN/PENGAMANAN/PENGGALANGAN KASUS INTELIJEN;

4.PROGRAM PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA UMUM;

5.PROGRAM PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA KHUSUS, PELANGGARAN HAM YANG BERAT DAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI;

6.PROGRAM PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA;

7.PROGRAM PENGAWASAN DAN PENINGKATAN AKUNTABILITAS APARATUR KEJAKSAAN.

SAYA BERHARAP KEPADA SELURUH JAJARAN DAN BIDANG-BIDANG UNIT KERJA, ANTARA LAIN BIDANG PEMBINAAN, BIDANG INTELIJEN, BIDANG TINDAK PIDANA UMUM, BIDANG TINDAK PIDANA KHUSUS, BIDANG PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA DAN BIDANG PENGAWASAN SECARA SUNGGUH-SUNGGUH DAN PENUH TANGGUNG JAWAB MELAKUKAN LANGKAH-LANGKAH OPERATIF DAN APLIKATIF, SESUAI DENGAN BIDANG TUGAS DAN KEWENANGANNYA MASING-MASING.

BIDANG TEKNIS YURIDIS SEPERTI PENANGANAN PERKARA, BAIK TINDAK PIDANA UMUM MAUPUN TINDAK PIDANA KHUSUS, HARUS DIPERHATIKAN UNTUK DILAKSANAKAN PENCAPAIAN TARGET PENANGANAN PERKARA, BAIK YANG TELAH DITENTUKAN DALAM PROGRAM KERJA KEJAKSAAN, MAUPUN TARGET PENCAPAIAN NASIONAL YANG TELAH DITETAPKAN PEMERINTAH. DEMIKIAN PULA DENGAN PELAKSANAAN FUNGSI BIDANG INTELIJEN DAN DATUN, HARUS BERJALAN SESUAI KEBIJAKAN DAN STANDAR MINIMAL KERJA YANG TELAH DITETAPKAN, DENGAN ACUAN PENCAPAIAN TARGET DAN TUJUAN YANG DIHARAPKAN BERSAMA.

PEKERJAAN LAIN, YANG TIDAK KALAH PENTINGNYA ADALAH MENYANGKUT BIDANG NON TEKNIS YURIDIS SEPERTI PENYEDIAAN FUNGSI DAN TATA KELOLA ADMINISTRASI, ARSIPARIS, DOKUMENTASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN. KEGIATAN INI, MENJADI BAGIAN MENDASAR TERHADAP PELAKSANAAN KINERJA BIROKRASI KEJAKSAAN. OLEH KARENANYA MENJADI PEKERJAAN BAGI BIDANG PEMBINAAN, UNTUK MELAKUKAN PERBAIKAN DAN PENINGKATAN KINERJA APARATURNYA.

KETIKA STANDAR KINERJA DAN INDIKATOR KEBERHASILAN SUDAH JELAS, MAKA PERLU ADA SISTEM PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN YANG BAIK. PERLU DIINGAT, SELAIN TERDAPAT PENGAWASAN EKSTERNAL, YANG MENILAI DAN MENGAWASI, KITA JUGA MEMILIKI PENGAWASAN INTERNAL. BIDANG PENGAWASAN HARUS MELAKUKAN PERUBAHAN MENDASAR, TERHADAP PERAN, FUNGSI DAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA. JANGAN SAMPAI TERJADI LAGI PENYIMPANGAN DAN PERBUATAN TERCELA DALAM PELAKSANAAN TUGAS, SERTA JANGAN SAMPAI TERJADI KEBOCORAN DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN, BAIK ANGGARAN PENGELUARAN MAUPUN PEMASUKAN KEUANGAN NEGARA DARI HASIL DINAS.
WARGA ADHYAKSA DISELURUH TANAH AIR YANG BERBAHAGIA,

DENGAN DITANDA-TANGANINYA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2011 TANGGAL 12 JULI 2011 TENTANG TUNJANGAN KINERJA BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA TELAH MEMBERIKAN SECERCAH HARAPAN SEKALIGUS PERINGATAN BAGI KITA, AGAR KITA SEBAGAI INSTITUSI DIMASA-MASA YANG AKAN DATANG HARUS SEMAKIN TANGGUH DAN BERWIBAWA DI MATA MASYARAKAT, DENGAN DIREALISASIKANNYA SISTEM REMUNERASI APARATUR KEJAKSAAN, HARUS DIIKUTI DENGAN KEBIJAKAN “ZERO-TOLERANCE” TERHADAP KKN DAN TUNTUTAN KERJA HARUS DIPENUHI, SESUAI DENGAN STANDAR YANG TELAH DITENTUKAN.

MULAI SAAT INI SOROTAN MATA MASYARAKAT AKAN SEMAKIN KRITIS TERTUJU KEPADA KITA, SETIAP GERAKAN KITA AKAN MENDAPAT PERHATIAN YANG SERINGKALI MENIMBULKAN PRO MAUPUN KONTRA, YANG KESEMUANYA HARUS KITA SIKAPI DENGAN ARIF DAN BIJAKSANA, SEBAGAI PERILAKU PENEGAK HUKUM YANG PORFESIONAL, MARI KITA BERTEKAD UNTUK MENJAUHI PERBUATAN-PERBUATAN TERCELA YANG DAPAT MENCEDERAI NILAI-NILAI PERJUANGAN YANG TELAH KITA PERJUANGKAN BERTAHUN-TAHUN LAMANYA JANGAN SAMPAI AKIBAT DARI PERBUATAN OKNUM YANG, HANYA MEMIKIRKAN DIRI SENDIRI, MEMBERIKAN EFEK NEGATIF KEPADA INSTITUSI YANG PADA AKHIRNYA AKAN MERUGIKAN KITA SEMUA.

DI LUBUK HATI SAYA YANG TERDALAM SAYA YAKIN DAN PERCAYA BAHWA INSTITUSI INI ADALAH INSTITUSI YANG BAIK DAN DI DALAMNYA TERDAPAT BANYAK ORANG-ORANG YANG BAIK YANG TETAP INGIN BERUSAHA SEKUAT TENAGA DENGAN SEMANGAT “PERUBAHAN” UNTUK MENGEMBALIKAN CITRA INSTITUSI INI DAN KELUAR DARI KRISIS KEPERCAYAAN.

SAYA BERHARAP KEPADA SELURUH WARGA ADHYAKSA, BAHWA TANGGUNGJAWAB KEBERHASILAN INSTITUSI KEJAKSAAN, AKAN DIMULAI DAN DITELADANI DARI SIKAP PERILAKU DAN KERJA KERAS MANAJERIAL EKSEKUTIF (PEJABAT ESELON I DAN ESELON II) YANG DIIKUTI OLEH SELURUH APARATUR PEGAWAI KEJAKSAAN SAMPAI DITINGKAT LEVEL BAWAH, BAIK DIPUSAT MAUPUN DAERAH DISELURUH INDONESIA.

OLEH KARENA ITU, DALAM KESEMPATAN PERINGATAN HBA TAHUN 2011 INI, SAYA MEMBERIKAN PERINTAH HARIAN SEBAGAI BERIKUT :

1. TERUS TINGKATKAN KUALITAS INTELEKTUAL DAN SPIRITUAL DIRI, DALAM PELAKSANAAN SISTEM KERJA ORGANISASI BARU YANG BERLANDASKAN OPTIMISME PERUBAHAN BIROKRASI SECARA SUNGGUH-SUNGGUH DAN MENGEDEPANKAN RASA MEMILIKI INSTITUSI

2. BINA SOLIDARITAS KORPS DISETIAP STRATA KEPEMIMPINAN SATUAN KERJA, SEHINGGA TERWUJUD LOYALITAS TERHADAP INSTITUSI

3. SEMPURNAKAN KEBIJAKAN ORGANISASI YANG TELAH DIBUAT DENGAN MENYUSUN MANAJEMEN KEPEMIMPINAN YANG BAIK DAN TERUKUR MELALUI PEMENUHAN TARGET KERJA YANG DIIMBANGI PENEGAKAN DISIPLIN DAN PENGAWASAN

4. IMBANGKAN WUJUD KEPASTIAN HUKUM, KEADILAN DAN KEMANFAATAN BAGI MASYARAKAT DENGAN MENGEDEPANKAN HATI NURANI DALAM SETIAP PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG PENEGAKAN HUKUM, KARENA INSTITUSI KEJAKSAAN MERUPAKAN TUMPUAN PARA PENCARI KEADILAN

DEMIKIAN AMANAT INI SAYA SAMPAIKAN, DIIRINGI DO’A KEPADA TUHAN YANG MAHA KUASA, AGAR SENANTIASA MEMBERIKAN PERLINDUNGAN DAN KEMUDAHAN, SEHINGGA KITA DAPAT BEKERJA LEBIH KERAS LAGI DAN BERSUNGGUH-SUNGGUH YANG BERLANDASKAN MORAL, UNTUK TERWUJUDNYA HARAPAN RAKYAT TERHADAP PENEGAKAN HUKUM YANG BERKEADILAN.
“DIRGAHAYU KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA”
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.

JAKARTA, 22 JULI 2011
JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA

BASRIEF ARIEF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s