Jaksa Agung Tandatangani MoU Perlindungan Whistleblower

Jaksa Agung Basrief Arief beserta para petinggi penegak hukum lainnya telah menandatangani kesepakatan mengenai perlindungan Whistleblower. Penandatanganan tersebut dilakukan, Selasa (19/7) pagi tadi di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat.

Acara ini digelar oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bekerjasama dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH). Selain para penegak hukum, penandatanganan nota kesepahaman juga akan dilakukan oleh pihak eksekusitf pemerintahan yakni Menkum HAM Patrialis Akbar dan Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Dalam penandatanganan kesepakatan ini, disepakati bahwa setiap informasi dari para pelaku kejahatan yang bersedia bekerja sama dengan para penegak hukum merupakan hal penting untuk membantu aparat penegak hukum.

Selain penadatanganan kesepakatan perlindungan whistleblower, juga diadakan workshop dengan tema ‘Perlindunhan Whistleblower sebagai Justice Collaborator’.

Para pimpinan instansi penegak hukum yang hadir dalam acara tersebut yakni, Jaksa Agung Basrief Arief, Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busryo Muqoddas, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.

Penandatangan kesepakatan ini juga disaksikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Djoko Suyanto, dan ketua Satgas PMH Kuntoro Mangunsubroto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s