Kejari Sumenep Periksa Distributor Beras untuk Rakyat Miskin

Dua koordinator lapangan (korlap) pendistribusian beras untuk rakyat miskin (raskin) di kecamatan kepulauan tahun 2008, diperiksa tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Kamis (30/6) kemarin. Pemeriksaan tersebut terkait kasus dugaan penyimpangan raskin kepulauan tahun 2008.

Kasi Pidsus Kejari Sumenep, M Hartono, Jumat (1/7) menjelaskan, Korlap raskin kepulauan yang menjalani pemeriksaan yakni AR, korlap raskin Kecamatan Masalembu, dan SY, korlap raskin Kecamatan Gayam. “Kedua hadir dalam pemeriksaan yang kami lakukan,” katanya.

Ia memaparkan, pemeriksaan terhadap korlap raskin tersebut masih berkisar alur pendistribusian raskin. “Korlap pasti tahu tentang teknis pendistribusian raskin. Karena mereka yang mengambil dari gudang dolog. Jadi mereka pasti tahu, apakah raskin itu sampai atau tidak pada penerima,” ujarnya.

Hartono mengatakan, pihaknya akan memeriksa semua korlap raskin kecamatan kepulauan sebagai saksi, untuk kasus dugaan penyimpangan pendistribusian raskin tahun 2008. Namun ia lagi-lagi enggan membeberkan kemungkinan penetapan tersangka kasus tersebut.

“Kami masih belum selesai memeriksa saksi-saksi. Jadi ya tunggu sajalah soal hasil lengkap pemeriksaan ataupun penetapan tersangkanya. Kalau sudah tuntas, pasti kami beber,” janjinya.

Untuk diketahui, dari hasil audit BPKP, dalam kasus dugaan korupsi raskin ini, negara dirugikan sekitar Rp 8 Miliyar.

Dugaan korupsi raskin ini diduga terjadi pada pendistribusian di 7 kecamatan kepulauan, yakni Kecamatan Sapeken, Masalembu, Nonggunong, Raas, Arjasa, Kangayan dan Gayam.

Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep sudah memeriksa sejumlah saksi, diantaranya Saksi Ahli dari BPKP, mantan Kepala Sub Divre Bulog Pamekasan, dan Kabag Perekonomian Sekretariat Kabupaten Sumenep, yang menjabat saat ini, serta, mantan Kabag Perekonomian.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep tidak hanya mengungkap kasus dugaan korupsi dalam pendistribusian raskin, namun juga pengadaannya. Bahkan Kejari sudah menetapkan tersangka berinisial A, pejabat Sub Divre XII Bulog Madura. Hal itu didasarkan Surat Perintah Penyidikan yang diterbitkan dengan No. 04/0.5.34/FD.1/03/2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s