Kejari Malang Terus Sidik Korupsi Pengadaan Jaringan Komputer DPRD

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang masih terus menyidik dugaan korupsi pengadaan jaringan komputer Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Malang 2008.

Meski telah menetapkan lima tersangka, Kejari Malang meyakini ada aktor intelektual dibalik kasus itu. Pasalnya, para tersangka dari pegawai negeri sipil (PNS) di Setwan mengaku hanya menjalankan perintah untuk melaksanakan proyek bermasalah tersebut.

“Kita memang mendapatkan keterangan dari para saksi dan tersangka, mereka katanya hanya menjalankan perintah saja. Tapi, meraka tidak mau tunjuk hidung siapa yang menyuruh mereka melaksanakan proyek yang bermasalah ini,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kepanjen, Ardito Muwardi, di Malang, Jumat (1/7).

Menurutnya, kejaksaan tidak bisa langsung menetapkan seseorang menjadi tersangka sebelum ada keterangan yang mengarah dari saksi. Karena keterangan mereka merupakan bukti awal sangat penting untuk menjerat aktor intelektual dugaan korupsi pengadaan jaringan komputer dengan anggaran sekitar Rp500 juta ini.

Apalagi, selama ini bila ditanyakan siapa yang menyuruh mereka selalu mengelak menjawab secara jelas.Mereka hanya menyatakan bahwa mereka hanya disuruh melaksanakan proyek tersebut tanpa mau menyebut siapa yang menyuruh agar proyek tersebut dilaksanakan meski pada 2007 gagal dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s