Korupsi, Mantan Dirut PD Flobamor Ditahan

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/6) lalu, kembali telah menahan satu lagi mantan Direktur Utama Perusahan Daerah Flobamor Frans Rihi dalam kasus dugaan korupsi dana operasional KM Pulau Sabu senilai Rp7 miliar.

Tersangka yang juga mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur itu ditahan di rumah tahanan Kupang setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar empat jam di Kejaksaan Tinggi NTT.

Kepala Seksi Penyuluhan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Muib SH kepada tim redaksi website Kejaksaan R.I., Senin (20/6) mengatakan, penahanan tersangka tersebut untuk kepentingan kelancaran proses penyidikan kasus dugaan korupsi di perusahan daerah milik pemerintah Provinsi NTT itu.

Muib yang juga penyidik kasus dugaan korupsi dana operasional Km Pulau Sabu itu menambahkan, tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari dan akan diperpanjang jika dibutuhkan.

Dijelaskannya, Frans Rihi adalah mantan Kepala Biro Ekonomi Setda NTT yang pada 2006 sempat menjabat sebagai PLT Direktur Utama PD Flobamor dan ikut menandatangani laporan pengelolaan dana operasional KM Pulau Sabu pada 2006. Frans Rihi yang kini menjabat sebagai staf ahli di Setda Provinsi NTT itu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi NTT pada Mei lalu.(@rd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s