Kejati NTT Periksa Mantan PLT Direktur PD. Flobamor

Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT kembali melakukan pemeriksaan terhadap Frans Rihi sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Korupsi di ruangan Kepala Seksi Penyidikan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati NTT, Jumat (17/6).

“Pemeriksaan terhadap tersangka yang datang dengan didampingi oleh penasehat hukumnya Ali Antonius dan Anto Ekon dilakukan oleh Jaksa Penyidik Yoni E. Mallaka dan Tomy Aryanto,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Maruli Hutagalung kepada redaksi website Kejagung melalui faks, Jumat (17/6).

Total kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dalam kasus Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan subsidi KMP Pulau Sabu pada PD. Flobamor tahun 2005-20090 sebesar Rp. 931. 855. 818, 22 (sembilan ratus tiga puluh satu juta delapan ratus lima puluh lima ribu delapan ratus delapan belas rupiah dua puluh dua sen) sesuai audit BPKP perwakilan Propinsi NTT.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Jaksa Penyidik, pihak Kejati NTT melakukan penahanan terhadap tersangka yang langsung diantar dengan mobil tahanan Kejati NTT ke Rutan kelas II A Penfui Kupang.

Untuk diketahui, dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi pengelolaan subsidi KMP Pulau Sabu pada PD. Flobamor tahun 2005-2009 telah ditetapkan tersangka sebanyak empat orang yaitu, Mantan Direktur PD. Flobamor Benediktus Muda, Mantan Direktur PD. Flobamor Syamsudin H. Abdulahi, Mantan Manajer/ Divisi Perkapalan PD. Flobamor Abdoelah Osman dan Mantan PLT. Direktur PD. Flobamor (2006) Frans Rihi. (Leo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s