JPU Hadirkan Dua Saksi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Kabupaten SBB

Sidang kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Namadullah, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Masohi, Selasa (14/6).

Sidang tersebut dipimpin majelis hakim yang diketuai, Djamaludin Ismail didampingi dua hakim anggota Ismael Wael dan J. Watimurry, sedangkan terdakwa didampingi penasehat hukumnya, Firel Sahetapy.

”Dua orang saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Latuponno, Victor Mailoa dan Milian Marantika, yaitu Kasubag Umum dan Kepegawaian yang juga sebagai bendahara pengeluaran dalam proyek ini Agustina Leatemia, Pejabat Pelaksana Teknis Kerja (PPTK) Yonas Taberima,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Maluku Kosasih kepada redaksi website Kejagung melalui telepon, Rabu (15/6).

Dikatakan Kosasih, kedua saksi ini memberikan keterangan dipersidangan dalam kasus dugaan korupsi pariwisata dalam korupsi anggaran proyek wisata unggulan tahun tahun 2007-2008 senilai Rp 1,5 milyar.

Untuk diketahui, dalam penyidikan kasus ini ditingkat kejaksaan terungkap bahwa, paket proyek yang ditangani oleh Kontraktor Hasan Tutupoho di Pulau Marsegu tahun 2007-2008 senilai Rp 1,5 milyar hanya 70 persen rampung, namun dana telah dicairkan 100 persen. (Leo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s